Feeds:
Posts
Comments

Optimis… Harus..!!!!

good idea

good idea

Apa yang akan kita lakukan jika kita disuruh mengangkat batu semampu kita? mungkin di antara kita ada yang cukup mengambil batu yang ringan
karena merasa kuatnya hanya segitu. Atau mungkin ada yang mengambil
beberapa batu yang agak berat karena merasa kuatnya juga segitu.
Adakah yang mengambil batu yang berat meskipun sebelumnya gak yakin
kuat tapi akhirnya dicoba ternyata dia kuat meskipun memang sangat
terasa beratnya, tapi dia berusaha semaksimal mungkin, mengoptimalkan
kemampuannya.

Ada contoh lain. Dalam sebuah acara mukhoyam sekelompok, sang
instruktur memerintahkan para peserta untuk berlari mengelilingi
lapangan semampunya. Maka mereka pun berlari, setelah banyak putaran
satu persatu peserta mulai berhenti kecapekan. Hingga tinggal seorang
peserta yang masih terus berlari sedangkan teman-temannya yang lain
sudah istirahat. Peserta itu terus berlari mengelilingi lapangan
sampai akhirnya dia jatuh pinsan. Setelah siuman dia ditanya kenapa
dia terus berlari sampai pinsan. Dia menjawab, dia melakukannya sesuai
instruksi yakni berlari semampunya, dan dia menganggap batas
kemampuannya adalah sampai dia benar-benar ga kuat atau pinsan itu.

Continue Reading »

Advertisements

Kisah Kuda dan Anjing

spt8016bay-horse-and-white-dog-postersSeekor anjing tampak menatapi tingkah laku seekor kuda yang
berlari-lari tak jauh dari hadapannya. Sang kuda begitu ceria.
Sesekali, kuda menggoyangkan kepalanya seperti sedang berdendang
riang. Anjing pun mengubah wajah cemberutnya dengan besuara ke arah kuda.
“Kamu begitu bahagia, kuda?” tanya sang anjing menampakkan wajah
penasaran. Padahal, di masa kering seperti ini, sebagian besar
penghuni padang rumput terjebak kehidupan yang begitu sulit.
“Ya, aku bahagia!” ucap kuda sambil terus berlari kecil seraya tetap
mengungkapkan keceriannya.
“Kamu tidak merasa susah di masa kering seperti ini?” tanya anjing
dengan wajah masih muram.
“Tidak! Jawab kuda singkat. Gerakn larinya makin melambat. Dan sang
kuda pun menghentikan langkahnya di depan sang anjing.
“Apa kamu sudah kaya, temanku?” tanya si anjing serius. Yang ditanya
tidak memberikan reaksi istimewa. Kuda cuma menjawab pelan, “Tidak!”
“Mungkin kamu sudah punya rumah baru seperti kura-kura, keong, atau
yang lainnya?” tanya anjing tetap menunjukkan rasa penasaran. Kita
hanya menggeleng.
Continue Reading »

Menapak Jalan Tak Berujung

Menapak jalan tak berujung. Aku dan kau tidak pernah dipaksa untuk menapakinya. Tidak juga ada tiket masuknya. Tidak juga ada larangan untuk keluar darinya. Yang ada adalah rambu – rambunya yang sejak mula mengingatkan aku dan kau bahwa menapaki jalan ini tidaklah mudah. Bertabur onak dan duri kabarnya.

Menapak jalan tak berujung. Aku dan kau melaluinya. Jalan yang juga telah dilalui para nabi. Juga oleh orang – orang yang telah menemukan pemaknaan sejati akan kehidupan. Bahwa kehidupan ini hanyalah untuk beribadah pada Nya. Akhiratlah yang kan menjadi pelabuhan akhir.

Menapak jalan tak berujung. Jalan ini telah banyak mengukir kisah orang – orang yang menapakinya. Tentang Pemahaman. Tentang perjuangan. Tentang kesungguhan. Tentang pengorbanan. Tentang kesetiaan. Tentang keteguhan. Tentang totalitas. Tentang persaudaraan. Tentang kepercayaan.

Menapak jalan tak berujung. Tak semua kisah bertutur indah. Adakalanya jalan ini mengisahkan tentang pengkhianatan. Ketergesaan. Kelelahan. Kekalahan. Tentang orang – orang yang terlempar atau dilempar dari jalan ini. Tentang orang – orang yang tertipu oleh harta, tahta atau manusia yang dicintainya.

Menapak jalan tak berujung. Aku dan kau tak pernah terjamin. Akankah kita menyelesaikan tugas kita. Menambah daftar panjang orang – orang yang berisitirahat dengan tenang di atas permadani surga. Ataukah kita termasuk orang yang menyerah lalu menyesal berkepanjangan.

Menapak jalan tak berujung. Ini adalah transaksi antara diri kita dengan Rabb kita. Tak peduli apakah sahabat karibmu telah menepi. Gurumu telah menepi. Kekasihmu telah menepi. Pemimpinmu telah menepi. Tak perduli itu semua, aku dan kau akan bertanggungjawab sendiri – sendiri.

Dia sangat tahu isi hatimu. Dia sangat tahu lakumu. Tak perduli kau menutupinya dengan bibir yang merona oleh nasehat atau jenggot – jenggot yang bergelayutan atau jilbab – jilbab besar yang melambai atau kekaguman dari banyak manusia. Dia sangat tahu. Dan kau tidak akan pernah dibiarkan berlama – lama berada dalam jalan ini. Kebusukanmu kelak akan tercium juga

Menapak jalan tak berujung. jalan tak berujung. tak berujung. berujung. semoga kita beruntung. astaghfirullahaladhim. rabbana laa tuzig quluubana. Ba’daid hadaytana. wa hablana min ladunka wa rahmah….

JADILAH POHON KELAPA

Sesungguhnya engkau wahai Muhammad berbudi pekerti yang luhur” QS Al-Qalam (68);4

the coconut

mungkinni membuat anda menggigit gigi gerah

the coconut

am kuat-kuat, sobat. Masa` anda yang diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna dan paling OK aransemennya disuruh menjadi pohon kelapa yang tidak punya akal dan pikiran.

Buset… bukan itu maksud judul ini, sobat, tapi…

Sobat, kalau kita melakukan sebuah observasi terhadap pohon kelapa, pasti kita akan mendapati bahwa pohon kelapa itu super berkhasiat alias semua ‘anggota’ pohon kelapa itu bermanfaat bagi manusia. Mulai dari daunnya yang dibuat tikar dan sapu lidi; buahnya yang dimakan; batangnya yang dibuat bahan bangunan; dan akarnya yang konon bisa dibuat obat atau paling tidak dijadikan kayu bakar. Bahkan ‘bluluknya’ bisa dibuat mainan anak-anak. Masyaallah

Lalu apa hubungannya dengan perintah menjadi pohon kelapa?

Continue Reading »

Insya Allah berikut inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”. (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan
mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'” (Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang – orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4.

Continue Reading »