Feeds:
Posts
Comments

Archive for December, 2008

good idea

good idea

Apa yang akan kita lakukan jika kita disuruh mengangkat batu semampu kita? mungkin di antara kita ada yang cukup mengambil batu yang ringan
karena merasa kuatnya hanya segitu. Atau mungkin ada yang mengambil
beberapa batu yang agak berat karena merasa kuatnya juga segitu.
Adakah yang mengambil batu yang berat meskipun sebelumnya gak yakin
kuat tapi akhirnya dicoba ternyata dia kuat meskipun memang sangat
terasa beratnya, tapi dia berusaha semaksimal mungkin, mengoptimalkan
kemampuannya.

Ada contoh lain. Dalam sebuah acara mukhoyam sekelompok, sang
instruktur memerintahkan para peserta untuk berlari mengelilingi
lapangan semampunya. Maka mereka pun berlari, setelah banyak putaran
satu persatu peserta mulai berhenti kecapekan. Hingga tinggal seorang
peserta yang masih terus berlari sedangkan teman-temannya yang lain
sudah istirahat. Peserta itu terus berlari mengelilingi lapangan
sampai akhirnya dia jatuh pinsan. Setelah siuman dia ditanya kenapa
dia terus berlari sampai pinsan. Dia menjawab, dia melakukannya sesuai
instruksi yakni berlari semampunya, dan dia menganggap batas
kemampuannya adalah sampai dia benar-benar ga kuat atau pinsan itu.

(more…)

Advertisements

Read Full Post »

Kisah Kuda dan Anjing

spt8016bay-horse-and-white-dog-postersSeekor anjing tampak menatapi tingkah laku seekor kuda yang
berlari-lari tak jauh dari hadapannya. Sang kuda begitu ceria.
Sesekali, kuda menggoyangkan kepalanya seperti sedang berdendang
riang. Anjing pun mengubah wajah cemberutnya dengan besuara ke arah kuda.
“Kamu begitu bahagia, kuda?” tanya sang anjing menampakkan wajah
penasaran. Padahal, di masa kering seperti ini, sebagian besar
penghuni padang rumput terjebak kehidupan yang begitu sulit.
“Ya, aku bahagia!” ucap kuda sambil terus berlari kecil seraya tetap
mengungkapkan keceriannya.
“Kamu tidak merasa susah di masa kering seperti ini?” tanya anjing
dengan wajah masih muram.
“Tidak! Jawab kuda singkat. Gerakn larinya makin melambat. Dan sang
kuda pun menghentikan langkahnya di depan sang anjing.
“Apa kamu sudah kaya, temanku?” tanya si anjing serius. Yang ditanya
tidak memberikan reaksi istimewa. Kuda cuma menjawab pelan, “Tidak!”
“Mungkin kamu sudah punya rumah baru seperti kura-kura, keong, atau
yang lainnya?” tanya anjing tetap menunjukkan rasa penasaran. Kita
hanya menggeleng.
(more…)

Read Full Post »