Menapak jalan tak berujung. Aku dan kau tidak pernah dipaksa untuk menapakinya. Tidak juga ada tiket masuknya. Tidak juga ada larangan untuk keluar darinya. Yang ada adalah rambu – rambunya yang sejak mula mengingatkan aku dan kau bahwa menapaki jalan ini tidaklah mudah. Bertabur onak dan duri kabarnya.
Menapak jalan tak berujung. Aku dan kau melaluinya. [...]
Archive for November, 2008
Menapak Jalan Tak Berujung
Posted in 1, tagged menapak jalan tak berujung on November 19, 2008 | 1 Comment »